Kau berjalan ke depan,
Sedangkan aku tertinggal di belakang
Tidak ! Aku bukan tertinggal di tempat yang sama..
Aku berjalan dibelakangmu,
namun kau berjalan setengah berlari.
Kau menggenggam,
sesuatu yang tak berakhir .mungkin itu batas untukku
yang pernah kulanggar..
Kuharap maafkan,
jika bukan aku setidaknya hal yang lain.
Kau terluka,dunia terlupa
ku terdiam memegang segenggam bayang.
Berapa banyak waktu yang telah terlewati? Berapa banyak keluh dan sesal karena itu? Beberapa dari kita mungkin merasa tak pernah dapat memilih. Sekalipun pilihan-pilihan itu ada namun apa yang akhirnya diputuskan terkadang bukan yang kita inginkan. Bagaiamana dengan hal itu? Apa itu sesuatu yang salah? Aku salah satu dari sekian persen jumlah manusia yang merasa bersalah akan waktu. Bagaimana cara menghargainya rasanya tak pernah menjadi sebuah ketepatan. Lalu kini aku malu, aku semakin tua namun tak banyak yang berubah begitu saja. Apa tetap menjadi seperti kemarin adalah benar-benar tak apa? Aku suka menjelajahi setiap ingatan yang tercatat. Kadang begitu manis, kadang begitu pahit. Ada sesuatu yang lebih dari rasa itu hingga tak ada bosan yang bersarang. Aku ingin titip sesuatu untuk masa depan, dialah sejarah. Masa yang gila. Masa yang bermakna. Lalu masa yang tak ternilai. Bagaimana caranya mengulang? Cerita itu menjadi suatu ujung yang tak kuketahui. Ter...
Komentar
Posting Komentar